Argobel’s Weblog

Just another WordPress.com weblog

Mahasiswa or Preman………. November 19, 2008

Filed under: intermezo alias kaspothok — argobel @ 10:13 am

Membaca berita dibawah ini apa yg ada di benak anda?

[ Selasa, 18 November 2008 ]

Mahasiswa Unismuh Bentrok dengan Aparat

MAKASSAR – Di saat polisi sedang memerangi preman, aksi kekarasan justeru terjadi di kampus. Unjuk rasa ratusan mahasiswa Universitas Muhammadiyah (Unismuh) Makassar di depan kampusnya, Jalan Sultan Alauddin, kemarin berubah menjadi kerusuhan. Bentrokan dengan polisi tidak terhindarkan. Seorang polisi menjadi korban pengeroyokan mahasiswa.
Bentrokan berlangsung dua kali. Pertama, sekitar pukul 10.30, saat mahasiswa yang berorasi di depan pintu gerbang kampus didatangi anggota polisi antihuru-hara. Mahasiwa melempari para polisi itu dengan batu. Bentrokan reda setelah pasukan antihuru-hara mundur dari posisinya.

Kerusuhan kedua dipicu penangkapan lima mahasiswa oleh polisi. Mereka ditangkap di samping showroom Toyota, Jalan Sultan Alaudin. Meski lima mahasiswa itu akhirnya dilepas kembali, para mahasiswa telanjur marah.

Ketika beberapa mahasiswa berorasi, yang lain menyerang polisi yang siaga di sekitar lokasi. Mereka kembali melempari aparat keamanan itu dengan batu. Para polisi pun membalas lemparan tersebut. Saling lempar batu pun tidak terhindarkan.

Aksi saling lempar berhenti sejenak ketika sejumlah mahasiswa dan polisi berunding. Namun, perundingan itu gagal setelah dua di antara lima mahasiswa yang ditangkap mengalami luka pada mata. Rekan-rekannya tidak terima dan berniat mencari pemukul mereka.

Sekira lima menit kemudian, seorang polisi dari Samapta Polresta Maros, Inspektur Dua Polisi Asri, melintas dari arah Gowa dengan sepeda motor dan melewati kerumunan mahasiswa. Sontak, mahasiswa berteriak dan memukul Asri.

Akibat pemukulan itu, Asri mengalami luka di wajahnya serta kehilangan telepon seluler (ponsel). Dia langsung dievakuasi ke Rumah Sakit Polri Bhayangkara.

Melihat ada polisi dikeroyok mahasiswa, ratusan polisi yang diturunkan masing-masing dari Polresta Makassar Timur dan Polsekta Rappocini langsung mengambil tindakan dengan menyerang mahasiswa hingga ke pintu gerbang kampus.

Bentrokan tersebut tidak terlepas dari masalah yang menjadi pemicu aksi unjuk rasa para mahasiswa tersebut. Dalam demo kemarin, mahasiswa menuntut Kepala Kepolisian Daerah (Kapolda) Sulsel dan Sulbar Inspektur Jenderal Polisi Sisno Adiwinoto dan Kepala Kepolisian Resor Kota (Kapolresta) Makassar Barat Ajun Komisaris Besar Polisi Evie Suoth mundur dari jabatannya. Keduanya dianggap tidak bersikap independen di dalam menangani kasus dugaan penembakan Basir, warga Minasa Upa yang juga mahasiwa Fakultas Fisip Unismuh Makassar.

sumber: Jawa Pos

 

5 Responses to “Mahasiswa or Preman……….”

  1. Tigis Says:

    mahasiwa apa polisi apa preman. Semuanya ga bener….:mrgreen:

    yg pasti green force jgn sampe ikut2xan preman ya pak ArgobelšŸ˜€

  2. Blogunik Says:

    Yah demo kok seringnya rusuh yah.. terkadang saya prihatin sebagian mahasiswa memancing keributan dengan aparat yang semata-mata bertugas mangamankan masyarakat atas perintah atasannya.
    Kalau kita jadi polisi terus kita dah bentuk pagar betis terus tiba-tiba batu melayang mengenai bagian tubuh kita dan luka..siap yang ndak emosi ? tul kan???? ketika mereka moncoba mengamankan pelempar dikira represif.

    Yang penting memang aparat mamatuhi prosedur mereka itu tugas mereka dah cukup…

  3. arya Says:

    “…mahasiswa menjatuhkan presiden…” sepenggal kata itu yang membuat mereka “BESAR KEPALA” mahasiswa yang menjelma menjadi preman karena masih memiliki EGOISME yg tinggi.

    rekan2 mahasiswa : silahkan berorasi dan membela yang benar..tapi ingat jangan karena keasikan orasi kuliah kalian hancur…mending benerin tu nilai yg dapet “E” sapa tau jadi “A”…cepet kelar kuliahnya..cepet dapet gelarnya..cepet dapet kerjanya…cepet nikmati hasilnya… gmn???
    @rgobel: maksudnya cepet dpt kerja ya, khan pengangguran tambah banyak …man

  4. ozant Says:

    kacau dah mahasiswa..
    mereka demo-demo untuk kepentingan rakyat tapi malah nyusahin, malah bikin macet, malah bikin rusuh.
    kenapa sih gak bikin demo yang lebih kreatif dan aman.
    @rgobel: iya, kayaknya malah kebablasan tuh.

  5. arya Says:

    salam lestari..
    Emang Pantas klo Mhs berpikiran kritis thd lingkungan pemerintah dan masyarakat. Tapi…kritis yg bagaimana??
    kopral pernah di Mapala Politeknik Batam (K-PAL). U ?


Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s