Argobel’s Weblog

Just another WordPress.com weblog

Freddy Buta Kekuatan Persiba November 15, 2008

Filed under: intermezo alias kaspothok — argobel @ 10:11 am

bola213SURABAYA – Kondisi internal Persebaya Surabaya berbanding terbalik dengan situasi eksternal. Di saat para pemain harus bersabar karena gajinya belum dibayar, prestasi Persebaya malah terus menunjukkan grafik meningkat. Terakhir, tim berjuluk Green Force itu sanggup mengempaskan tuan rumah PSIM Jogjakarta dengan skor tipis 1-0. Hasil manis tersebut menjaga hegemoni Persebaya sebagai pemimpin klasemen sementara Liga Indonesia (Ligina) Divisi Utama wilayah timur. Nah, setelah kemenangan itu, Persebaya kembali dihadapkan pada ujian yang lebih berat. Bejo Sugiantoro dkk harus bersua dengan tuan rumah Persiba Bantul di Stadion Sultan Agung, Bantul, pada Minggu lusa (16/11). Di atas kertas, Persiba jelas lebih kuat daripada PSIM. Mereka adalah satu-satunya tim yang belum terkalahkan di pentas Divisi Utama. Dalam laga terakhirnya, Kahudi Wahyu dkk mengandaskan Perseman Manokwari 2-1. Persiba juga menorehkan catatan apik lainnya. Anak asuh Nandar Iskandar itu menjadi tim yang paling sedikit kebobolan. Hingga partai kedelapan, baru dua gol yang bersarang di gawang Persiba yang dikawal Ariesoma. Kondisi tersebut disadari pelatih Persebaya Freddy Muli. Freddy mengakui bahwa laga melawan Persiba akan menjadi partai yang sangat berat, bahkan mungkin paling alot dari semua laga yang sudah dilakoni. “Persiba lebih kuat dibandingkan PSIM. Itu akan menjadi partai yang sangat sulit buat Persebaya. Kendati kami berada di puncak klasemen, semuanya tidak bisa diukur dari hal tersebut,” kata Freddy kemarin (13/11). Mantan pelatih PSMS Medan itu memilih berkonsentrasi untuk membenahi kekuatan timnya. Sebab, dia sama sekali buta dengan kekuatan Persiba. Itulah yang membuatnya tak mau berandai-andai dengan pola permainan tuan rumah. “Persiba lebih diuntungkan saat bersua Persebaya. Mereka pasti sudah mengetahui kemampuan kami. Jadi, mereka bisa mengolah apa yang akan diterapkan di lapangan nanti,” papar pria yang juga pernah menangani Persik Kediri tersebut. “Kami hanya tidak ingin episode apik ini berakhir. Anak-anak harus menjaga konsentrasi untuk menghadapi laga itu. Soal gaji, biar manajemen yang mencarinya,” tegas Freddy.

sumber: JawaPos-Jum’at, 14 November 2008

 

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s