Argobel’s Weblog

Just another WordPress.com weblog

Lebaran tlah tiba September 30, 2008

Filed under: Religi — argobel @ 11:01 am

Taqobbalalla Minna Wa Minka.

Ada terdapat suatu perkara aneh  yang merupakan sebuah tradisi terutama tradisi khusus umat muslim Indonesia. Kaum muslim di Indonesia, ketika tiba hari raya ‘Iedul Fithri banyak yang mengucapkan “Minal ‘Aaidiin wal Faaizin, Mohon Maaf Lahir dan Batin”.

Sehingga tergambar di benak kaum muslimin di Indonesia bahwa arti minal ‘aaidiin…. dst adalah mohon maaf lahir dan batin. Padahal arti minal ‘aaidiin…. dst yang sesungguhnya adalah (Semoga kita) termasuk orang-orang yang kembali dan orang-orang yang menang.

Entah apa yang dimaksud dengan kata ‘aaidiin, apakah kembali berbuka (fithri) atau kembali menjadi fithrah (suci). Tapi yang jelas, kita telah mengetahui makna ‘Iedul Fithri yang sebenarnya (baca artikel sebelumnya). Dan mudah-mudahan dosa kita diampuni dari Romadhon yang lalu ke Romadhon berikutnya.

Sebagaimana hadits Nabi, yang artinya: “Sholat lima waktu, dari jum’at ke jum’at berikutnya, dari Romadhon ke Romadhon berikutnya, bisa menghapuskan dosa-dosa yang terjadi dintaranya, jika dosa-dosa besar bisa dihindari” (HR: Bukhori dan Muslim). Sehingga perlu diluruskan kembali, seseorang yang mengucapkan, “Semoga kita kembali menjadi orang yang fitrah (diampuni dosanya) dan termasuk orang yang menang”.

Bukan berarti karena hari raya ini adalah hari raya fithrah/suci akan tetapi karena hadits diatas. Wallohu ‘Alam. Permasalahannya tidak selesai sampai disini, akan tetapi di dalam Islam, kita dituntut untuk mengikuti teladan kita yaitu Nabi Muhammad kemudian para sahabat, kemudian orang-orang yang hidup setelah mereka (Taabi’iin) kemudian Taabi’ut taabi’iin.

Sementara dalam mengucapkan selamat hari raya ‘Iedul Fithri telah datang atsar yang mulia yang diriwayatkan oleh Imam al-Baihaqi, yang artinya: “Dari Khalid bin Ma’dan radhiyallaahu ‘anhu berkata, ‘aku menemui Watsilah bin al-Aqsa’ pada hari ‘Ied lalu aku mengatakan Taqobbalalla Minna Wa Minka.’ Kemudian Watsilah berkata, ‘Aku menemui Rasululloh pada hari ‘Ied, lalu aku mengucapkan Taqobbalalla Minna Wa Minka kemudian Rasululloh menjawab Ya, Taqobbalalla Minna Wa Minka’” (HR: Baihaqi dalam sunan Kubra, No 6088) Sehingga, dapat kita simpulkan bahwa yang dianjurkan adalah mengucapkan do’a “Taqobbalalla Minna Wa Minka” yang artinya “Semoga Alloh menerima (amal ibadah) kita dan kamu“.

Maka terlepas dari boleh atau tidaknya mengucapkan Minal ‘Aaidiin wal Faaizin. Maka alangkah baiknya jika kita beragama mengikuti tuntunan Rasululloh Shollallahu ‘alaihi wa Sallam dan contoh dari para ahlinya yaitu generasi para sahabat. Bukankah mereka lebih dekat dengan Rasululloh sehingga mereka lebih mengerti agama daripada kita???. semoga bermanfaat

Lewat blog ini juga saya meminta maaf yg sebesar-besarnya bila ada kesalahan penulisan, comment atau canda yg kelewatan atau apa saja, baik yg sengaja atau tidak. Mohon dibukakan seluas-luasnya pintu maaf.

Orang2 beriman bercucuran air mata , menangis ketika Ramahan usai. Tak lain dan tak bukan karena begitu besar anugrah, ampunan dan balasan pahala Alooh Swt di bulan suci ini. Semoga kita bagian dari mereka , amin.

Kata telah terucap, tangan telah tergerak, prasangka telah terungkap,Tiada kata, Kecuali “saling maaf” jalin ukhuwah & kasih sayang raih indahnya kemenangan hakiki,

Menyambung kasih, merajut cinta, beralas ikhlas, beratap DOA.
Semasa hidup bersimbah khilaf & dosa, berharap dibasuh maaf.

Sebelas bulan Kita kejar dunia,
Kita umbar napsu angkara.
Sebulan penuh Kita gelar puasa,
Kita bakar segala dosa.
Sebelas bulan Kita sebar dengki Dan prasangka,
Sebulan penuh Kita tebar kasih sayang sesama.
Dua belas bulan Kita berinteraksi penuh salah Dan khilaf,
Di Hari suci nan fitri ini, Kita cuci hati, Kita buka pintu maaf.

Andai jemari tak sempat berjabat.
Jika raga tak bisa bersua.
Bila Ada kata membekas luka.
Semoga pintu maaf masih terbuka.
Selamat Idul Fitri 1429H, Minal Aidzin Wal Faidzin , Mohon maaf lahir dan bathin.

Lebaran ini emaknya anak2 bikin ketupat lebaran +opor ayam…….mhmm lezat sekali.Tradisi yang ada disini di sini kalau hari Raya Idul fitri identik dengan ketupat lebaran, lain dengan tradisi yg ada di Jawa khususnya jawa Timur di kampung saya dulu.

6 Hari setelah hari Raya Iedul Fitri itulah yg dinamakan Kupatan atau lebaran ketupat. Ini menunjukkan hari raya Lagi setelah 6 hari menjalankan puasa sunnah syawal.

btw, kembali ke opor ketupat breikut ini yg dibikin ama emaknya anak2,

Resep Opor Ayam

Bahan
1 kg ayam, potong2, cuci, tiriskan
1 buah jeruk nipis, ambil airnya
3 lembar daun salam
2 x 10 cm serai, memarkan
garam secukupnya
1 sdt gula merah
1 buah tomat merah ukuran sedang, belah
750 ml santan encer
4 siung bawang merah, iris tipis
2 sdm minyak sayur untuk menumis
minyak sayur untuk menggoreng ayam

Bumbu halus
4 siung bawang putih
4 butir kemiri
1 cm jahe
1 sdt ketumbar

Cara membuat
1. Lumuri ayam dengan air jeruk nipis, biarkan 15 menit, cuci, tiriskan
2. Goreng ayam 1/2 matang atau sampe kekuningan, sisihkan
3. Tumis bawang merah sampai harum
4. Masukkan bumbu halus, salam, dan serai sampai berubah warna
5. Masukkan santan dan tomat, aduk rata sampai mendidih di atas api sedang
6. Masukkan ayam, garam, dan gula, didihkan di atas api kecil sampai ayam empuk sesekali diaduk agar tidak gosong
7. Angkat, sajikan

Resep Sambal Goreng ati

Bahan:

4 bh hati dan ampela ayam, iris 2 cm x 2 cm
250 ml santan
20 butir petai ( kalau ada)
1 sdm minyak goreng
garam dan merica

haluskan:
5 bh bawang merah
3 siung bawang putih
4 bh cabe merah
3 cm lengkuas
1 sdt terasi

Cara membuatnya:

Panaskan minyak dalam panci. Masukkan bumbu yang dihaluskan, setelah harum masukkan hati, ampela ayam, dan petai dan aduk rata. Setelah hati dan ampela berubah warna, masukkan santan dan aduk rata. Tambahkan garam dan merica, kecilkan apinya. Masak sambil sekali-kali di aduk sampai santan mendidih dan sedikit mengental. Sajikan.

Tak lupa dengan Ketupatnya,


 

8 Responses to “Lebaran tlah tiba”

  1. Qisthon Says:

    Pak Syahid,
    Selamat Hari Raya Idul Fitri 1429 H
    Minal Aidin Walfaizin
    Mohon Maaf Lahir dan Batin
    @rgobel: sami2 mas, nyuwun gedhene samudra pangaskami nggih………

  2. hepi lebaran bos
    @rgobel: Sama2 mas…..

  3. Tigis Says:

    huwaaaaa opornya bikin ngiler. Uda satu dekade gue ga pernah makan opor bikinan nyokap saat lebaran😦

    met lebaran bung Argobel🙂
    @rgobel: Monggo kesini kalau udah ngiler, open house kok…………hi..hi…

  4. Reza Says:

    selamat hari raya idul fitri mohon maaf lahir dan baatin
    @rglobe:iya mohon maaf lahir dan batin juga

  5. ummurifqi Says:

    Taqabbalallohu minnaa wa minkum….

    Kok sama sih pakdhe.. ada “riyoyo kupat”….
    jatimnya dimana?
    @rgobel: Selamat Idul Fitri 1 Syawal 1429H, mohon maaf lahir dan bathin, jatimnya sby mbak..

  6. Yustiadi Says:

    hatur nuhun dah nge-link blog saya..
    lebaran jalan2 kemana nih.. koq gak ketemu ya lebaran ketemu..🙂
    maaf lahir bathin ya….
    @rgobel : situ halal bihalal di Masjid gak?, kalau ya pasti ketemu lah….mohon maaf lahir bathin juga

  7. argobel Says:

    sama2

  8. Elys Welt Says:

    Happy lebaran yach🙂


Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s