Argobel’s Weblog

Just another WordPress.com weblog

Cabe Jemprit September 12, 2008

Filed under: Tips tanaman — argobel @ 12:44 pm

Entah kenapa emaknya anak2 suka nanam tanaman ini , padahal kalau di pikir cabe aja tinggal beli diwarung depan khan banyak.

Tapi kata emaknya anak2 cabe ini jarang ada di batam ini…….oh ya….baru aku tertarik sekarang. Di ensiklopedi wikipedia hanya ada bahasan cabe rawit hijau. Tapi cabe yang satu ini lain warnanya, kalau org jawa bilang lombok jimprit……….

Kalau masih muda warnanya hijau pupus tapi kalau tua jadi merah menyala………..Biji cabe yg udah tua aku sebar sebagai benih, sekarang udah banyak juga benih cabenya

Wuih pedas banget nih cabe kalau untuk lalapan gorengan…pedasnya , aku saja gak sanggup makan satu biji. Biasanya kalau cabe rawit hijau bisa habis banyak sembari makan gorengan.Bagi yang ingin bibit cabe …sok atuh ke rumah

Cabe jimprit ini juga uenak buat ibu2 yang masak dengan memakai biasanya cabe rawit. Coba deh cabe rawit hijaunya di ganti dengan cabe jimprit ini. Berikut ini saya sertakan resep masakan yg udah saya coba dengan menggunakan cabe ini:

Sayur Kacang Tolo

Bahan :
500 gr daging sapi (saya pakai tulang sup yg masih banyak dagingnya)
100 gr kacang tolo cuci bersih, tiriskan
10 buah tahu goreng (beli jadi) rendam dalam air selama 15menit, peras
1.5 lt air
400 cc santan kental
10 bh mata petai ( kalau suka )
minyak goreng secukupnya
10 bh cabai jimprit merah
2 lembar daun salam
2 cm lengkuas, memarkan
2 lbr daun jeruk
1 sdt gula merah iris
2 sdt garam

Bumbu Dihaluskan :
6 butir bawang merah
3 siung bawang putih
5 buah cabai merah
garam secukupnya

Cara Membuat :

1. Rebus kacang tolo sampai empuk, tiriskan

2. Didihkan air, rebus sampai daging empuk

3. Kalau air sudah berkurang separuh, masukkan kacang tolo

4. Panaskan 2 sdm minyak, tumis bumbu halus bersama daun salam dan lengkuas hingga harum

5. Masukkan tumisan bumbu ke dalam kuah daging, tambahkan dengan santan kental, aduk rata, masak hingga kuah mendidih

6. Tambahkan gula jawa, daun jeruk, tahu , petai dan cabai jimprit utuh

7. Masak hingga matang dan beri garam secukupnya.

8. Kalau sudah matang, segera angkat. Siap disantap.

9. Rasanya mak …nyusss…..resep udah dicoba didapur.

Berikut ini informasi yg saya dapat dari tanaman cabe:

Cabe adalah Tanaman budidaya, kadang-kadang ditanam di pekarangan sebagai tanaman sayur atau tumbuh liar di tegalan d kosong yang terlantar. Tumbuhan ini berasal dari Amerika tropik, menyukai daerah kering, dan ditemukan pada ketinggian 0,5-1.250 m dpl.

Penyakit Yang Dapat Diobati :
Cabai rawit rasanya pedas, sifatnya panas, masuk meridian jantung dan pankreas. Tumbuhan ini berkhasiat tonik, stimulan kuat untuk jantung dan aliran darah, antirematik, menghancurkan bekuan darah (antikoagulan), meningkatkan nafsu makan (stomakik), perangsang kulit (kalau digosokkan ke kulit akan menimbulkan rasa panas. Jadi, digunakan sebagai campuran obat gosok), peluruh kentut (karminatif), peluruh keringat (diaforetik), peluruh liur, dan peluruh kencing (diuretik). Ekstrak buah cabai rawit mempunyai daya hambat terhadap pertumbuhan Candida albicans.Daya hambat ekstrak cabal rawit 1 mg/ml setara dengan 6,20 mcg/ml nistatin dalam formamid (Tyas Ekowati Prasetyoningsih, FF UNAIR, 1987).

Cabe rawit digunakan untuk :

menambah nafsu makan, menormalkan kembali kaki dan tangan yang lemas, batuk berdahak, melegakan rasa hidung tersumbat pada sinusitis dan migrain.

– Kaki dan tangan lemas (seperti lumpuh)

Sediakan 2 bonggol akar cabai rawit, 15 pasang kaki ayam yang dipotong sedikit di atas lutut, 60 g kacang tanah, dan 6 butir hung cao. Bersihkan bahan-bahan tersebut dan potong-potong seperlunya. Tambahkan air dan arak sama banyak sampai bahan-bahan tersebut terendam seluruhnya (kira-kira 1 cm di atasnya). Selanjutnya, tim ramuan tersebut. Setelah dingin, saring dan air saringannya diminum, sehari dua kali, masing-masing separo dari ramuan.

-Sakit perut

Cuci daun muda segar secukupnya, lalu giling sampai halus. Tambahkan sedikit kapur sirih, lalu aduk sampai rata. Balurkan ramuan tersebut pada bagian perut yang sakit.

– Rematik

Giling 10 buah cabai rawit sampai halus. Tambahkan 1/2 sendok teh kapur sirih dan air perasan sebuah jeruk nipis, lalu aduk sampai rata. Balurkan ramuan tersebut pada bagian tubuh yang sakit

biji beberapa buah cabai rawit segar, lalu giling sampai halus, kemudiam balurkan ke tempat yang sakit.

Catatan:

Penderita penyakit saluran pencernaan, sakit tenggorokan, dan sakit mata dianjurkan untuk tidak mengonsumsi cabai rawit.

Rasa pedas di lidah menimbulkan rangsangan ke otak untuk mengeluarkan endorfin (opiat endogen) yang dapat menghilangkan rasa sakit dan menimbulkan perasaan lebih sehat.

Hasil penelitian terbaru, cabai rawit dapat mengurangi kecenderungan terjadinya penggumpalan darah (trombosis), menurunkan kadar kolesterol dengan cara mengurangi produksi kolesterol dan trigliserida di hati.

Pada sistem reproduksi, sifat cabai rawit yang panas dapat mengurangi rasa tegang dan sakit akibat sirkulasi darah yang buruk. Selain itu, dengan kandungan zat antioksidan yang cukup tinggi (seperti vitamin C dan beta karoten), cabai rawit dapat digunakan untuk mengatasi ketidaksuburan (infertilitas), afrodisiak, dan memperlambat proses penuaan.

 

6 Responses to “Cabe Jemprit”

  1. jabro Says:

    Ini sama dengan cabe htan bukan.. Dulu waktu masih tinggal di Perumnas, istriku juga nanam cabe seperti ini disamping rumah.
    Tapi tetangga nggak ada yang mau, katanya cabe hutan…

    please visit my new home at http://www.amzabro.com
    @rgobel: cabe hutan……….aku belum pernah tahu je…kalau cabe jimprit ini banyak di jawa dipasar2

  2. Silo Says:

    Ibu saya nanam banyak di ladang di jawa sono yang kayak gini..nyebutnya ya cabe rawit kalau jawa “lombok riwit”
    Tapi memang kalau kerja di PT itu……
    Cabe deh…. 🙂
    @rgobel : skarang khan gak cabe ..deh lagi? banyak2 ot akan lupa cabe deh-nya…heee…he…

  3. Qisthon Says:

    Gorengannya enak😀 *kaburr*
    @rgobel: emang enak mas Q …apalagi group B kemarin buka puasanya di PT ane bawain sambel petis dengan patungan gorengan2……….hmmm sedap……..

  4. Tigis Says:

    tumben ada cabe merah yg lebih pedes drpada cabe hijau. Atau guenya yg emang kuper yak:mrgreen: Berminat jadi petani cabe ya pak Argobel:mrgreen:
    @rgobel : pinginnya sih mau menyilangkan cabe ini dengan cabe besar…..jadi apa ya?….

  5. Ani Says:

    Pokoknya yang namany cabe rawit, aku suka banget…. apalagi yg hijau tua….aromanya saja kadang sudah bikin aku kemecer….sampai2 pernah makan cabe rawit pakai pisang goreng….. habisnya gorengan yg lain sudah nggak ada…
    @rgobel: pernah juga ane makan tahu isi satu dengan cabe ini 5 biji….dulu….akhirnya kapok deh….perut mules dan panas rasanya……..

  6. fajru Says:

    cak. tahu info cabe jimprit (cabe hutan)dr mana ya ?
    tolong kasih tahu ke kami nic. seputar daerah mana yang menanam cabe itu. kmi butuh banyak sekitar 5 kwintal. kalo harganya cocok pasti kami beli.. tolong ya. mkasi


Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s