Argobel’s Weblog

Just another WordPress.com weblog

Bancakan September 8, 2008

Filed under: Uncategorized — argobel @ 11:44 pm
Tags:

tanggal Lima September mungkin menjadi hari bersejarah bagi anak saya yg kedua , karena tepat lima tahun yang lalu telah dilahirkan oleh emaknya dalam keadaan alhamdulillah baik2 aja.

Untuk itu kemarin diadakanlah sedikit syukuran dalam istilah orang jawa “BANCAKAN” dengan membuat tumpeng nasi kuning, dan dibagi/ dimakan bareng2 ama anak2 tetangga.

Seingat saya, bancakan itu merupakan pesta anak kecil. Momentumnya bermacam-macam. Yang paling sering adalah dalam rangka memperingati weton atau hari pasaran, dan peristiwa lain.

Anak-anak sangat menikmati peristiwa ini. Lebih-lebih pada saat bancak yang berisi tumpeng tersebut digotong, kemudian diperebutkan ingkung ayam utuhnya. Barang siapa mendapatkan kepala, dipercayai akan menjadi pemimpin. Sedangkan brutu ayam hanya cocok untuk orang tua pelupa. Bagi orang jawa hal ini penting , selain untuk bersyukur juga tersirat tuk memberi informasi pada masyarakat sasarekitar tenatang kelahiran seseorang. Masyarakat jawa masih ada yang mendasarkan segala sesuatu berdasarkan perhitungan hari lahir (weton)


Setelah membaca do’a syukur kehadirat Allot SWT maka nasi tumpeng di perebutkan dan di makan bersama sama, hmmm….sedapnya makan beramai2

Tak lupa kue tar pun dibagi2 dan dimakan bersama, nah kalau zaman sekarang bancakannya jarang tang menggunakan nasi tumpeng tapi di ganti dengan kue tart , Yaa …karena arus modernisasi atau istilah kerennya bancakan kontemporer.

Di dalam kebudayaan Jawa, orang yang dibancaki biasanya diperlakukan dengan sangat istimewa. Mereka diperlakukan bak seorang pangeran, putri atau bahkan raja.

Sehingga yang menjadi pusat dari upacara bancakan adalah orang yang dihajati. Meskipun demikian, upacara ritus yang dikenal di Jawa dengan “slametan” menimbulkan rasa solidaritas di antara mereka yang terlibat dan berpartisipasi, walaupun mereka punya status sosial yang berbeda-beda

Resep nasi tumpeng ala emaknya anak2,

NASI KUNING

BAHAN:
1 lt beras, cuci bersih
1.200 ml santan encer
250 ml santan kental
6 cm kunyit, parut, tambahkan sedikit air, peras airnya
2 lembar daun salam
2 batang serai, memarkan
3 buah kapulaga
3 buah cengkeh


CARA MEMBUAT:
1. Didihkan santan encer dengan air kunyit, daun salam, serai, kapulaga dan cengkeh. Masukkan beras, aduk rata. Masak hingga santan tertserap habis. Angkat.
2. Selagi panas, tuang santan kental ke dalam aron beras, aduk kembali.
3. Siapkan kukusan yang sudah di panaskan. Masukkan aron beras, masak hingga beras benar-benar matang. Nasi kuning siap dihgidangkan.
Untuk 5 Porsi

TIPS:
1. Penambahaan kapulaga dan cengkeh bikin nasi kuning lebih harum.
2. Jangan menambahkan garam sebelum nasi matang, nasi akan menjadi keras dan susah empuk.
3. Penggunaan santan harus di perhatikan karena setiap jenis beras tingkat penyerapan airnya berbeda-beda. Tergantung jkenis dan lama atau barunya beras tersebut. Perhatikan penggunaan santan agar nasi tidak menjadi lembek atau terlalu keras.
4. Nasi kuning ini bisa dijadikan tumpeng selamatan dengan lauk pauk sesuai selera

 

6 Responses to “Bancakan”

  1. Qisthon Says:

    Sedangkan brutu ayam hanya cocok untuk orang tua pelupa.
    Itu cuma politik orangtua aja Pak, karena cuma bagian itu yang empuk dan bisa dimakan dengan mudah oleh orang tua yang giginya mulai berkurang🙂
    @rgobel: tapi khan masih enak paha khan…………..

  2. Tigis Says:

    wah pak Argobel ini bikin kepengen aja. Uda lama banget gue ga makan nasi kuning. Hrs nyari nih🙂
    @rgobel: khan di kantin tiap hari ada………….3500 perak…….:)

  3. andif Says:

    nyam nyam nyam.. enak juga kelihatannya😉
    @rgobel : iyalah om…..

  4. d3n5 Says:

    Bulan puasa ko ngene…

    wih kulitnya baru
    @rgobel: yoi………coy

  5. jabro Says:

    Wah telat.. tapi nggak papa.. tak do’akan smoga anaknya sampeyan ntarnya bisa jadi anak yang solehah… Amin

    Please visit my new home at http://www.amzabro.com

  6. ummurifqi Says:

    Resep tart nya mana pakdhe?
    @rgobel: ndak ada mbakyu……belum pernah bikin, ini beli kok.


Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s