Argobel’s Weblog

Just another WordPress.com weblog

Amalan dibulan Suci Ramadhan September 1, 2008

Filed under: Religi — argobel @ 6:11 pm

Disini ane ikut sumbang ilmu aja, semoga bermanfaat,

Berikut ini adalah amalan-amalan yang dianjurkan di bulan Ramadhan:

1. Puasa: Allah I memerintahkan berpuasa di bulan Ramadhan sebagai salah
satu rukun Islam.
Firman Allah SWT:
( ياأَيها الَّذين ءَامنوا كُتب علَي ُ ك  م الصيام كَما كُتب علَى الَّذين من قَبل ُ كم َلعلَّ ُ كم تتُ

قونَ (البقرة: ١٨٣

Hai orang-orang yang beriman, diwajibkan atas kamu berpuasa sebagaimana
diwajibkan atas orang-orang sebelum kamu agar kamu bertaqwa. (QS. Al-
Baqarah:183)
Rasulullah bersabda:
بنِي ْالإِسلاَم علَى خمس ٍ: شهادة َأنْ لاَ ِإله ِإلاَّ اللهُ وأَنَّ محمدا ر  سو ُ ل اللهِ وإِقَامِ الصلاَة وإِيتاءِ الزكَاُة
وصومِ رمضانَ وحج الْبيت الْحرامِ.
“Islam didirikan di atas lima perkara, yaitu bersaksi bahwa tidak Ilah yang berhak
disembah selain Allah I dan Muhammad r adalah rasul Allah I, mendirikan shalat,
menunaikan zakat, puasa Ramadhan, dan pergi ke Baitul Haram.” Muttafaqun ‘alaih.
Puasa di bulan merupakan penghapus dosa-dosa yang terdahulu apabila
dilaksanakan dengan ikhlas berdasarkan iman dan hanya mengharapkan pahala dari
Allah I, sebagaimana Rasulullah r bersabda:

من صام رمضانَ ِإيمانا واحت  سابا ُ غفر َله ما تقَدم من ذَنبِه
“Barangsiapa yang berpuasa Ramadhan karena iman dan mengharap pahala dari
Allah I, niscaya diampuni dosa-dosanya telah lalu.” Muttafaqun ‘alaih.

2. Membaca al-Qur`an: Membaca al-Qur`an di setiap waktu dan kesempatan. Rasulullah bersabda:
اقْرؤوا الُْقرآنَ فَإِنه يْأتي يوم الْقيامة شفيعا لأَصحابِه.
“Bacalah al-Qur`an, sesungguhnya ia datang pada hari kiamat sebagai pemberi
syafaat bagi ahlinya (yaitu, orang yang membaca, mempelajari dan
mengamalkannya). HR. Muslim.
Dan membaca al-Qur`an lebih dianjurkan lagi pada bulan Ramadhan, karena pada
bulan itulah diturunkan al-Qur`an.

Firman Allah SWT:
شهر رمضانَ الَّذي ُأنزِلَ فيه الُْقرءَا ُ ن هدى لِّلناسِ وبينات من الْ  هدى والُْفرقَان
(Beberapa hari yang ditentukan itu ialah) bulan Ramadhan, bulan yang di dalamnya
diturunkan (permulaan) al-Qur’an sebagai petunjuk bagi manusia dan penjelasanpenjelasan
mengenai petunjuk itu dan pembeda (antara yang hak dan yang bathil).
(QS: al-Baqarah:185)
Rasulullah selalu memperbanyak membaca al-Qur`an di hari-hari Ramadhan,
seperti diceritakan dalam hadits ‘Aisyah radhiyallahu ‘anha, ia berkata:
ولاَ َأعلَ  م نبِي الله قَرأَ الُْقرآنَ كُلَّه فى َليلَة، ولاَ قَام َليلَةً حتى يصبِح ولاَ صام شهرا كَاملاً َ غير رمضانَ.
“Saya tidak pernah mengetahui Rasulullah membaca al-Qur`an semuanya,
sembahyang sepanjang malam, dan puasa sebulan penuh selain di bulan Ramadhan.”
HR. Ahmad.

Dalam hadits Ibnu Abbas t yang diriwayatkan al-Bukhari, disebutkan bahwa
Rasulullah melakukan tadarus al-Qur`an bersama Jibril di setiap bulan
Ramadhan.

3. Menghidupkan malam-malam bulan Ramadhan dengan shalat Tarawih
berjamaah: Shalat Tarawih disyari’atkan berdasarkan hadits ‘Aisyar
radhiyallahu ‘anha, ia berkata:”Sesungguhnya Rasulullah keluar pada
waktu tengah malam, lalu beliau shalat di masjid, dan shalatlah beberapa
orang bersama beliau. Di pagi hari, orang-orang memperbincangkannya.
Ketika Nabi mengerjakan shalat (di malam kedua), banyaklah orang yang
shalat di belakang beliau. Di pagi hari berikutnya, orang-orang kembali
memperbincangkannya. Di malam yang ketiga, jumlah jamaah yang di dalammasjid bertambah banyak, lalu Rasulullah keluar dan melaksanakan
shalatnya. Pada malam keempat, masjid tidak mampu lagi menampung
jamaah, sehingga Rasulullah hanya keluar untuk melaksanakan shalat
Subuh. Tatkala selesai shalat Subuh, beliau menghadap kepada jamaah kaum
muslimin, kemudian membaca syahadat dan bersabda, ‘Sesungguhnya
kedudukan kalian tidaklah samar bagiku, aku merasa khawatir ibadah ini
diwajibkan kepada kalian, lalu kalian tidak sanggup melaksanakannya.”
Rasulullah wafat dan kondisinya tetap seperti ini. (HR. al-Bukhari dan
Muslim).
Setelah Rasulullah wafat, syariat telah mantap, hilanglah segala
kekhawatiran. Disyari’atkan shalat Tarawih berjamaah tetap ada karena telah
hilang ‘illat (sebabnya), kerena ‘illat itu berputar bersama ma’lul, ada dan
tiadanya. Di samping itu, Khalifah Umar t telah menghidupkan kembali
syari’at shalat Tarawih secara berjamaah dan hal itu disepakati oleh semua
sahabat Rasulullah r pada masa itu. Wallahu A’lam.

4. Menghidupkan malam-malam Lailatul Qadar: lailatul qadar adalah
malam yang lebih baik dari pada seribu bulan yang tidak ada lailatul qadar
dan pendapat paling kuat bahwa ia terjadi di sepuluh hari terakhir bulan
Ramadhan, terlebih lagi pada malam-malam ganjil, yaitu malam 21,
23,25,27, dan 29.

Firman Allah SWT:
َليلَُة الْقَدرِ خيرمن َألْف شهرٍ
Malam kemuliaan itu lebih baik dari seribu bulan. (QS.al-Qadar :3)
Malam itu adalah pelebur dosa-dosa di masa lalu, Rasulullah r bersabda:
ومن قَام َليلَةَ الْقَدرِ ِإيمانا واحت  سابا ُ غفر َله ما تقَدم من ذَنبِه.
“Dan barangsiapa yang beribadah pada malam ‘Lailatul qadar’ semata-mata karena
iman dan mengharapkan pahala dari Allah I, niscaya diampuni dosa-dosanya yang
terdahulu.” HR. al-Bukhari.

Menghidupkan Lailatul qadar adalah dengan memperbanyak shalat malam,
membaca al-Qur`an, zikir, berdo’a, membaca shalawat. Aisyah radhiyallahu ‘anha
pernah berkata, ‘Aku bertanya, ‘Wahai Rasulullah, jika aku mendapatkan lailatul
qadar, maka apa yang aku ucapkan? Beliau menjawab, ‘Bacalah:
َالّلهمَ ِإنك عُفو تحب الْعفْوفاَع  ف عني
Ya Allah, sesungguhnya Engkau Maha Pengampun, Yang suka mengampuni,
ampunilah aku.”

5. I’tikaf di malam-malam 10 terakhir dibulan suci ini: I’tikaf dalam bahasa
adalah berdiam diri atau menahan diri pada suatu tempat, tanpa memisahkan
diri. Sedang dalam istilah syar’i, i’tikaf berarti berdiam di masjid untuk
beribadah kepada Allah I dengan cara tertentu sebagaimana telah diatur
oleh syari’at.
I’tikaf merupakan salah satu sunnah yang tidak pernah ditinggal oleh
Rasulullah , seperti yang diceritakan oleh Aisyah radhiyallahu ‘anha:
َأنَّ النبِي صلى الله عليه وسلم كَانَ يعتك  ف الْعشر ْالأَواخر من رمضانَ حتى توفَّاه اللهُ ثُم اعتكَف
َأزوا  جه من بعده.
“Sesungguhnya Nabi selalu i’tikaf pada sepuluh hari terakhir dari bulan
Ramadhan sampai meninggal dunia, kemudian istri-istri beliau beri’tikaf
sesudah beliau.” Muttafaqun ‘alaih.
6. Memperbanyak sedekah: Rasulullah adalah orang yang paling pemurah,
dan beliau lebih pemurah lagi di bulan Ramadhan. Hal ini berdasarkan
riwayat Ibnu Abbas t, ia berkata:
كَانَ ر  سو ُ ل اللهِ صلى الله عليه وسلم َأجود الناس ِ، وكَانَ َأجود ما ي ُ كو ُ ن فى رمضانَ حين يلْقَاه
جِبرِي ُ ل …
“Rasulullah adalah manusia yang paling pemurah, dan beliau lebih pemurah lagi
di bulan saat Jibril menemui beliau, …HR. al-Bukhari.
7. Melaksanakan ibadah umrah: salah satu ibadah yang sangat dianjurkan di
bulan Ramadhan adalah melaksanakan ibadah umrah dan Rasulullah ksi.
menjelaskan bahwa nilai pahalanya sama dengan melaksanakan ibadah haji,
seperti dalam hadits yang berbunyi:
عمرٌة فى رمضانَ تعد ُ ل حجةً
“Umrah di bulan Ramadhan sama dengan ibadah haji.”
Demikianlah beberapa ibadah penting yang sangat dianjurkan untuk
dilaksanakan di bulan Ramadhan dan telah dicontohkan oleh Rasulullah . Semoga
kita termasuk di antara orang-orang yang mendapat taufik dari Allah I untuk
mengamalkannya agar kita mendapatkan kebaikan dan keberkahan bulan Ramadhan.
Wallahu A’lam.

Kalau ada kesalahan mohon dikoreksi. Diambil dari beberapa sumber

 

2 Responses to “Amalan dibulan Suci Ramadhan”

  1. Tigis Says:

    wah makasi atas pencerahannya pak uztad Argobel. Smoga ana bisa melakukan itu semua🙂
    @rgobel : iya …..ngger…ngger….sama2


Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s